• Jelajahi

    Copyright © GARUDA NUSANTARA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Mobil

    Iklan

    Sumbangsih Pemikiran oleh Tuan M. Yoserizal Saragih untuk Keluarga Besar Santri: Membentuk Karakter Pancasilais dan Profesional

    GarudaNew
    Sabtu, 28 Desember 2024, Desember 28, 2024 WIB Last Updated 2024-12-28T15:19:28Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Sumbangsih Pemikiran oleh Tuan M. Yoserizal Saragih untuk Keluarga Besar Santri: Membentuk Karakter Pancasilais dan Profesional





    Medan, 28 Desember 2024

    Tuan M. Yoserizal Saragih, salah satu tokoh nasional yang dikenal sebagai figur pemersatu dan pendidik, memberikan sumbangsih pemikirannya terkait peran strategis santri dalam pembangunan bangsa. Dalam kesempatan pertemuan bersama Keluarga Besar Santri, beliau menyampaikan pentingnya membangun karakter santri yang Pancasilais, religius, dan profesional guna menghadapi tantangan di era globalisasi.


    Menurut beliau, santri bukan hanya benteng moral bangsa, tetapi juga harus menjadi motor penggerak perubahan dalam berbagai sektor kehidupan, termasuk pendidikan, sosial, dan ekonomi. Sejarah mencatat bahwa santri, melalui arahan para kyai, memiliki peran besar dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. "Kita harus menghidupkan kembali semangat jihad santri, namun dalam konteks modern yang berorientasi pada pendidikan, teknologi, dan kepemimpinan," ujarnya.


    Konsep Pendidikan Modern untuk Santri


    Dalam pandangannya, Tuan M. Yoserizal Saragih menekankan pentingnya pengintegrasian nilai-nilai keislaman dan nasionalisme dalam pendidikan pesantren. Beliau juga mendukung penuh gagasan pembentukan "Madrasah Taruna Santri" sebagai langkah strategis untuk mencetak generasi emas santri yang adaptif, responsif, dan visioner.


    "Madrasah Taruna Santri harus menjadi wadah pembentukan karakter yang kokoh, keterampilan profesional, dan wawasan kebangsaan yang luas. Santri tidak hanya dituntut menguasai ilmu agama, tetapi juga memiliki kemampuan untuk berkontribusi di tingkat nasional bahkan global," tegasnya.


    Urgensi Kolaborasi dan Transformasi


    Tuan M. Yoserizal Saragih juga mendorong kolaborasi antara pemerintah, pesantren, dan institusi pendidikan tinggi untuk memastikan implementasi kurikulum yang relevan. "Santri harus memiliki akses ke jalur pendidikan strategis seperti akademi militer, sekolah kedinasan, atau perguruan tinggi yang fokus pada teknologi dan inovasi," paparnya.


    Beliau mengapresiasi langkah Kementerian Agama RI di bawah kepemimpinan Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, yang telah mendukung modernisasi pendidikan berbasis pesantren. Lebih lanjut, Tuan M. Yoserizal Saragih menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pesantren dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045.


    Harapan untuk Generasi Santri


    Mengakhiri pemikirannya, beliau menyampaikan pesan kepada seluruh santri: "Jadilah generasi yang berakar kuat pada nilai-nilai agama, namun berpikir terbuka dan profesional. Santri harus mampu menjadi pemimpin yang membawa perubahan positif bagi bangsa dan agama."


    Sumbangsih pemikiran Tuan M. Yoserizal Saragih ini menjadi inspirasi bagi keluarga besar santri untuk terus maju, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata dalam membangun Indonesia yang lebih baik.

    Liputan :Bang Gajah

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini