• Jelajahi

    Copyright © GARUDA NUSANTARA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Mobil

    Iklan

    BANJIR MELANDA 4 KABUPATEN/ 1 KOTA DI SUMUT, DPP GNI DESAK STATUS TANGGAP DARURAT SEGERA DITETAPKAN

    REDAKSI
    Selasa, 25 November 2025, November 25, 2025 WIB Last Updated 2025-11-26T00:49:56Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    BANJIR MELANDA 4 KABUPATEN/  1KOTA DI SUMUT, DPP GNI DESAK STATUS TANGGAP DARURAT SEGERA DITETAPKAN





    Medan — 25 November 2025

    Bencana banjir dan tanah longsor kembali melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara. Selain kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, dan Kabupaten Tapanuli Selatan, kini empat desa di Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) juga terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 4 hingga 5 meter.





    “Ketinggian banjir kurang lebih 4 meter di empat desa di Kabupaten Mandailing Natal,” ujar Kepala Desa Hutarimbaru, Mhd Imra Irawan Lubis kepada awak media, Selasa (25/11/2025).




    Empat desa terdampak tersebut yakni Desa Hutarimbaru, Lubuk Kapundung I, Lubuk Kapundung II, dan Desa Ranto Panjang. Banjir telah berlangsung sejak Sabtu, 22 November 2025, dan volume air dilaporkan terus meningkat hingga hari ini.

    Imra menyebutkan bahwa Desa Hutarimbaru menjadi kawasan terdampak paling parah. Sedikitnya 1.200 KK harus mengungsi ke wilayah tetangga akibat banjir yang disebut sebagai yang terburuk sepanjang tahun 2025.

    “Banjir kali ini merupakan yang terparah sepanjang 2025. Air mencapai 4–5 meter di Hutarimbaru,” tegasnya.


    Banjir Bandang Terjang Tapanuli Selatan

    Di Kabupaten Tapanuli Selatan, banjir bandang menerjang Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Selasa (25/11/2025). Ketinggian air bahkan mencapai atap rumah warga. Dalam video yang beredar, arus deras juga menghanyutkan material kayu dan merendam kawasan Pasar Hutagodang.

    Hingga berita ini diturunkan, Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu dan BPBD Sumut belum memberikan keterangan resmi.

    Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyampaikan bahwa dirinya telah menerima laporan terkait banjir dan longsor yang melanda sejumlah kabupaten/kota.

    “Sudah mendapat laporan tadi, ada sejumlah daerah, salah satunya Tapsel,” ujar Bobby di Kabupaten Batu Bara.


    Desakan Penetapan Status Tanggap Darurat

    Menanggapi situasi krisis tersebut, Ketua Umum DPD Generasi Negarawan Indonesia (GNI) Sumatera Utara, Rules Gaja, S.Kom, mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara segera menetapkan status tanggap darurat.

    “Evakuasi harus dilakukan secepatnya. Banyak wilayah yang terisolasi akibat sarana tertutup longsor dan warga sangat membutuhkan pertolongan,” tegasnya.

    Rules juga menyoroti praktik pembalakan liar di kawasan hutan Bukit Barisan yang disebut menjadi faktor utama kerusakan lingkungan.

    “Penggundulan hutan yang hampir dibiarkan begitu saja oleh aparat merupakan pemicu utama banjir bandang dan longsor. Ini harus dihentikan,” pungkasnya.


    Harapan untuk Aksi Cepat dan Terukur

    GNI Sumut mendorong seluruh jajaran pemerintah daerah, BNPB, TNI–Polri, serta relawan segera memaksimalkan upaya penyelamatan dan pemulihan akses ke wilayah-wilayah terisolir. Bantuan logistik mendesak diperlukan bagi ribuan warga terdampak.


    ( TIM)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini