• Jelajahi

    Copyright © GARUDA NUSANTARA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Mobil

    KAHMI Sumut dan Medan Laksanakan Giat Jalan Sehat dan Diskusi ke-Islam-an ke-Indonesia-an

    MEDIA ONLINE NASIONAL
    Minggu, 31 Mei 2026, Mei 31, 2026 WIB Last Updated 2026-05-31T17:09:24Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    GARUDANUSANTARA, MEDAN – Majelis Wilayah (MW) KAHMI Sumatera Utara bersama Majelis Daerah (MD) KAHMI Kota Medan menggelar kegiatan Silaturahmi Alumni HMI pada Minggu (31/05/2026) di Sekretariat HMI Cabang Medan, Jalan Adinegoro No. 15, Medan.

    Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban tersebut diawali dengan jalan sehat bersama, pemeriksaan kesehatan gratis yang didukung oleh HMI Komisariat Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU), prosesi tepung tawar bagi Presidium MW KAHMI Sumut terpilih, serta diskusi kebangsaan yang diisi dengan berbagai testimoni dan refleksi sejarah dari para alumni HMI lintas generasi.

    Dalam sesi diskusi, Prof. Dr. Najib membagikan pengalaman dan kesaksiannya mengenai suasana Kongres HMI yang berlangsung di Solo pada 15–17 September 1966. 

    Menurutnya, kongres tersebut berlangsung dalam situasi yang penuh ketegangan di tengah masa pemberantasan gerakan dan ajaran komunisme di Indonesia. Kongres bersejarah itu kemudian melahirkan keputusan penting berupa pendirian Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), yang hingga kini menjadi wadah pengabdian para alumni HMI di berbagai bidang.

    Acara tersebut juga menghadirkan tiga mantan Ketua Umum HMI Cabang Medan, yakni Ir. Ludhy Awaluddin (periode 1979–1980), Dr. Chazali H. Situmorang, Apt. (periode 1980–1981), dan Dr. Abidinsyah Siregar, M.Kes. (periode 1981–1983).

    Dalam kesempatan itu, Dr. Abidinsyah Siregar mengenang momentum penting Kongres XV HMI yang digelar pada 25 Mei 1983. Kongres tersebut berlangsung di tengah tekanan politik terkait wacana penerapan asas tunggal Pancasila. Di bawah kepemimpinan Panitia Lokal Kongres (PANLAKO) yang diketuai Ir. Ludhy Awaluddin, kongres dapat berjalan dengan aman serta terhindar dari berbagai bentuk intervensi.

    Salah satu keputusan penting kongres saat itu adalah sikap HMI terhadap asas tunggal, yaitu “tidak menolak dan tidak menerima”, dengan pertimbangan bahwa saat itu belum terdapat dasar hukum yang mengaturnya secara jelas.

    Melalui kegiatan silaturahmi ini, para alumni mengingatkan pentingnya menjaga dan mewariskan nilai-nilai perjuangan HMI kepada generasi kader saat ini. Kader HMI Medan diharapkan tidak hanya bangga terhadap sejarah panjang perjuangan organisasinya, tetapi juga tetap teguh mempertahankan independensi, intelektualitas, serta komitmen sebagai motor penggerak nilai-nilai moral Islam yang memberikan manfaat bagi kehidupan dunia dan akhirat.

    Semangat perjuangan dan pengabdian yang diwariskan para pendahulu diharapkan terus menjadi inspirasi bagi seluruh kader dan alumni HMI dalam berkontribusi bagi umat, bangsa, dan negara.

    Yakin Usaha Sampai

    Dr. Abidinsyah Siregar
    Dewan Etik MN KAHMI

    (Redaksi)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini